Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Agustus 2009

Ikan Gurame di sungai

Yang perlu persiapkan sebelum memancing

umpan : Ulat daun pisang, Ulat batang bambu, Jangkrik besar atau bersayap, capung

Peralatan : Tang Potong dan tang buaya, Kenur atau senar yang kuat dan kokoh ukuran diameter 0,60 mm dan kenur (lines) dg ukuran diameter 0,50 mm, Pelampung, timah, kili – kili yg besar, stoper, timah kecil, Joran yang sambung 2 serta panjang katrol besar dan kuat,

Ikan Mas

Tips dan Trik Belajar Mancing ikan Mas

  1. Mengenal alat Memancing
  2. Umpan
  3. Mengukur Kedalaman Air
  4. Cara Melempar
  5. Indikasi Pancingan Dimakan Ikan
  6. Cara Menhentak Pancingan
  7. Cara Menarik Ikan.

A. Mengenal alat Memancing

Sebelum pergi memancing ada baiknya kita mengenal dulu alat-alat yang perlu disediakan untuk kita memancing, dalam satu rangkaian pancingan yang siap digunakan untuk memancing terdiri dari, Joran, Reel beserta benangnya, Pelampung, Stopper Pelampung, Mata kail. Sedangkan aksesoris tambahan berupa standard, serokan, wadah umpan, dan sebagainya.

  • Joran.
    • Kisaran harga : 30 ribu sampai 1 juta

Alat ini adalah alat yang paling penting dalam memancing, fungsinya sebagai pelontar pancingan ke kolam. Jenis joran yang biasa digunakan terdiri dari 2 macam yaitu joran antenna dan joran sambung. Pemilihan kelenturan dan kakuknya joran itu disesuakan dengan keinginan masing-masing pemancing, ada baiknya sewaktu kita membeli joran kita coba-coba dulu mana yang enak menurut kita. Bagian-bagian joran sendiri terdiri dari:

    • Pegangan : bagian ini tempat bertumpunya tangan dan reel.
    • Badan : bagian ini bagian yang menentukan kelenturan dari joran.
    • Ring : Berbentuk “O” fungsinya sebagai tempat bertumpunya benang dari reel sampai ke mata kail.
  • Reel
    • Kisaran Harga : 30 ribu sampai 4 juta

Reel ini merupakan inovasi dari alat penggulung manual dan bagiannya terdiri dari:

o Pemutar : bagian ini merupakan gagang pemutar untuk menggulung benang terdapat dibagian samping, tempatnya bisa disesuaikan disamping kanan atau samping kiri.

o Kunci : Fungsi dari bagian ini untuk mengunci agar benang terkunci atau sebaliknya, biasanya ini terdapat di bagian belakang atau di beberapa merk reel terdapat dibagian bawah.

o Kawat pembuka : ini berfunsi untuk mengatur gulungan benang dan mengeluarkan benang dari gulungan pada saat melontar pancingan.

. Benang

o Kisaran Harga : 5 ribu sampai 30 ribu

Untuk memilih benang yang bagus usahakan yang lentur dan kuat juga tidak terlalu banyak mengandung lilin agar benang tidak mengambang diatas air.

· Pelampung

o Kisaran harga 500 sampai 1000 rupiah.

Pelampung ini berpungsi untuk mendeteksi bahwa pancingan di makan ikan, banyak sekali bentuk dan warna pelampung ini bisa kita pilih sesuai dengan keinginan pemancing, biasanya warna pelapung ini berwarna cerah agar lebih mudah kita mendeteksi bahwa pelampung dimakan ikan.

· Stopper Pelampung

o Kisaran harga 100 rupiah.

Stopper pelapung berbentuk karet yang dipasang pada benang, biasanya dalam satu rangkaian pancingan dipasang 2 stopper mengapit pelampung. Fungsi dari stopper atas yaitu untuk mengukur kedalaman air sedangkan stopper bawah untuk mengganjal pelampung agar tidak terlalu turun. Semakin tinggi stopper atas ini menandakan kedalaman air semakin dalam dan begitupun sebaliknya.

· Mata Kail.

o Kisaran harga 100 sampai 500 rupiah.

Meskipun kecil tentunya bagian ini adalah bagian yang paling penting dari semua alat yang ada dalam satu rangkaian pancingan, karena dengan mata kail inilah kita bisa menangkap ikan. Dalam satu rangkaian pancingan biasanya terdiri dari 2 mata kail, 3 mata kail bahkan lebih.

B. Umpan

Sepertinya kita belum bisa disebut memancing kalau kita memancing tanpa umpan, dan umpan itu sendiri berupa makanan yang biasa dimakan ikan yang ditempatkan pada mata kail. Banyak sekali ramuan umpan yang bisa kita gunakan untuk memancing baik itu umpan jadi yang sudah diolah dan dapat kita beli ditoko pancing atau toko kue ataupun kita meramu sendiri.

Sebagai bahan dasar untuk umpan ikan mas biasanya terdiri dari Jagung, Ubi, Keju, Susu, Telor Bebek dan kadang dicampur dengan Weijsman dan telur semut merah atau Kroto.

Dan untuk mengolah biasanya ada yang di kukus atau dipanggang di oven seperti halnya kalau kita membuat kue.

C. Mengukur Kedalaman air

Sebelum kita turunkan pancing ada baiknya kita ukur kedalam air dengan menggunakan pancingan kita untuk menyesuaikan ketinggian stopper pelampung

· Lepaskan pancingan kita kedalam air dengan membuka kawat pembuka di bagian reel.

· Jika pelampung tenggelam berarti stopper atas kita terlalu pendek geser stopper atas kita lebih keatas, kemudian coba lagi sampai pelampungnya mengambang dan berdiri lurus.

D. Cara Melontar/Melempar Pancingan

Untuk melempar pancingan yang telah siap kebagian tengah kolam ataupun suatu tempat yang kita tuju berikut langkah-langkahnya.

· Pastikan Umpan sudah terpasang baik di mata kail.

· Pastikan pula dibelakang kita tidak ada orang, karena ini berbahaya sekali.

· Tentukan satu titik tujuan kemana kita akan melemparkan umpan kita.

· Pegang joran bagian bawah (pegangan), tempatkan telunjuk kanan kita di bagian pangkal ( bagian T) antar joran dan reel.

· Perkirakan jarak antara ujung joran atas dengan pelampung antara 1 sampai 1,5 meter, tergantung dengan panjang atau pendeknya joran.

· Selipkan Benang diantar telunjuk dan joran.

· Buka kawat penutup pada reel

· Ayun pancingan kita kearah belakang kemudian sesaat langsung hentakan kedepan.

· Pada saat menghentak ke depan telunjuk kanan kita dibuka agar benang terlontar kedepan.

· Tutup kembali kawan penutup reel dan usahakan agar benang tenggelam kedalam air.

C. Indikasi Pancingan dimakan Ikan

Pada bagian ini pemancing diuji kesabarannya, pemancing dituntuk untuk melihat pelampung apakah pancingan kita dimakan atau tidak. Terkadang faktor angin dan hujan menentukan juga. Pada saat cuaca cerah pemancing dengan mudah melihat getaran yang ada dipelampung. Namun pada saat ada angin atau hujan pemancing perlu lebih teliti.

Untuk membedakannya biasanya kalau getaran yang disebabkan oleh angin, gelombang air ataupun hujan getaran yang terjadi dipelampung teratur, namun kalau getaran yang disebabkan oleh ikan biasanya getarannya datang secara mendadak atau spontan, kadang-kadang ikan akan membawa kail kedalam air sehingga pelampung tidak terlihat dipermukaan air.

D. Menhentak Pancingan

Pada saat kita melihat indikasi bahwa pancingan kita dimakan ikan, sesegera mungkin pancingan/joran kita hentakan kebelakang dan usahakan dengan memakai sedikit tenaga agar mata kail menempel pada mulut ikan. Cara melecutkan joran tersebut seperti halnya kita melempar kedepan namun ke arah yang berlawanan.

E. Menarik Ikan

Seni dalam memancing mungkin ada pada tahap ini, apalagi pada saat pemancing menarik ikan yang ukurannya lebih dari 1kg disini dibutuhkan keterampilan dalam menaklukan ikan tersebut. Adapun proses ini terjadi pada saat setelah ikan menghentak pancingan dan kita rasa ikan mengena pada kail kita, kita mulai menarik ikan tersebut, putar terus reel kita, ayunkan joran ke arah berlawanan ikan bergerak agar pancingan kita tidak kusut dengan pancingan yang lain, usahakan agar tali pancing tidak kendor yang memungkinkan ikan terlepas dari pancingan. Setelah ikan sampai dipinggi dengan jarak antar ikan dan ujung joran kira-kira 1 meter angkat ikan tersebut keatas, sedangkan untuk ikan yang lebih dari 1kg kita bisa menggunakan bantuan serokan.

Ikan mas

ikan mas

Seluk Beluk Umpan, khususnya ikan mas

Desember 28, 2007 in mancing, umpan

Mancing apapun jenisnya sangat bergantung pada umpan, karena menentukan sekali dalam hasil tangkapan. Pada umumnya umpan untuk mancing itu terbagi atas : Umpan Alami/Hidup (Natural Bait) dan Umpan Buatan (Artificial Bait). Kriteria umpan yang akan digunakan tergantung pada jenis ikan yang akan dipancing. Umpan untuk ikan laut (Saltwater Fish) tentu akan berbeda sekali dengan umpan untuk ikan air tawar (Freshwater Fish). Bahkan pada ikan laut maupun ikan air tawar tadi umpan akan berlainan pula terhadap jenis ikannya. Sebagai contoh, umpan tiruan berbentuk katak tak akan disambar oleh ikan mas. Oleh sebab itu pengetahuan akan umpan menjadi dasar kemampuan anda memancing.

UMPAN HIDUP

Umpan hidup atau alami yang khusus untuk ikan mas adalah makanan alaminya di habitat aslinya bukan pada saat pembudidayaan. Kegemarannya mengaduk lumpur pada dasar air adalah untuk mencari biota hidup yang jadi makanannya. Umpan hidup yang baik untuk dipakai adalah yang masih hidup sedang untuk umpan alami berasal dari umpan hidup atau makanan alami lainnya yang digunakan pada saat masih hidup ataupun mati namun hanya murni umpan alami itu saja, misalnya udang yang telah dikupas kulitnya.

Umpan alami ikan mas meliputi hewan dan tumbuhan. Diantaranya yang disukai contohnya adalah jenis lumut (algae), beberapa jenis cacing, udang kecil, ikan-ikan kecil sebangsa cere, keong yang menempel pada tumbuhan air, sejenis kerang air tawar, larva serangga maupun serangga itu sendiri. Beberapa serangga terbang dan melata yang terkadang jatuh pula ke air yakni ulat bambu, uter, ulat daun pisang, lebah, larva lebah dan larva semut (semut rangrang) di sebut kroto. Penyajian umpan hidup diusahakan mengikuti bentuk umpan namun dikaitkan pada mata kail secara benar agar umpan tersebut dapat hidup lama di dalam air. Penempatannya bisa di permukaan, di tengah dan di dasar air.

Beberapa umpan hidup yang efektif untuk memancing ikan mas adalah cacing merah,cacing sawah (lur) dan kroto. Pemasangan cacing pada mata kail sangatlah mudah, pegang cacing dengan jari kiri lalu dengan tangan kanan tusukkan cacing pada badannya dekat kepala (anggap cacing mempunyai kepala dan ekor) ikuti bentuk kail dan keluarkan ujung mata kail pada badan dekat ekornya sehingga tampak seekor cacing menjuntai di kail anda.

Bila terlalu panjang cacing dapat dipotong terlebih dahulu. Untuk kroto, carilah larva putih yang sudah berbentuk semut (yang berbentuk beras dicampurkan ke umpan buatan) untuk satu kail bisa 2 atau 3 ekor sekaligus. Tancapkan kail sampai tembus pada bagian dadanya. Kroto atau larva semut ini jangan dipegang terlalu keras karena jika terpencet cairannya akan keluar sehingga bentuk semut akan kempes seperti potongan plastik dan jadi tidak berguna lagi.
ilustrasi pemasangan umpan alami

UMPAN UMUM

Umpan umum yang dimaksud di sini adalah umpan buatan yang dapat dicerna ikan, merupakan hasil pabrikan yang kemudian diramu sendiri oleh pemancing sehingga menjadi umpan siap saji. Pemberian umpan buatan awalnya semasa pembudidayaan karena selain mudah dibuat dan praktis, umpan buatan ini dapat mempercepat tumbuhnya ikan lewat protein dan gizi yang dicampurkan di dalamnya. Bahan dasar umpan terbuat dari tepung ikan dan bahan lainnya dicampur kemudian dipadatkan di sebut pelet. Dari bahan pelet inilah umpan yang umum dipakai oleh para pemancing, sedang tambahan ramuannya biasanya dimiliki sendiri oleh masing-masing pemancing . Bahan dasar untuk ramuan umpan atau umpan yang sudah jadipun kini ada banyak terdapat di toko pancing. Beberapa di antaranya malah diimpor langsung dari luar negeri seperti pelet Marukyu dari Jepang, aroma perangsang produksi Berkley dan sebagainya. Namun secara umum umpan ramuan dibuat sebagai berikut: 1 kantong pelet halus, ikan sardin 1 kaleng, 1 butir telur bebek. Bersihkan sardin dari sausnya lalu hancurkan , telur bebek ambil bagian kuningnya saja, aduk rata pada baskom lalu campurkan pelet halus tadi sedikit demi sedikit dan aduk hingga merata dengan menambahkan sedikit air. Untuk mengaduk dapat digunakan sendok nasi yang besar (centong), aduk hingga liat sampai umpan siap digunakan. Umpan yang sudah jadi dapat ditambahkan kroto. Tutup umpan dengan serbet basah agar tidak diganggu lalat dan tidak kering terkena sinar matahari. Penggunaan umpan cukup dipulung-pulung kira-kira sebesar kelereng lalu disatukan ke kail dengan bentuk seperti tetesan air. Besar umpan sesuaikan dengan besarnya mata kail. Umpan umum ini hanya disajikan di dasar air. Pengalaman akan mengajarkan anda pada ramuan dan takaran yang sesuai sehingga saatnya nanti umpan anda menjadi yang terhebat di lomba.

UMPAN SPESIAL

Disebut umpan spesial atau khusus, adalah karena memang menggunakan ramuan yang spesial dan sengaja dibuat biasanya pada saat lomba memancing. Resep tercanggih untuk umpan ramuan spesial ini memang belum ada yang pasti. Sebab lain pemancing lain pula resepnya, lain empang lain lagi ramuannya. Namun beberapa pemancing membenarkan bahwa kemahiran membuat umpan yang khusus dapat membawa seorang pemancing menjadi pemenang dalam suatu lomba. Walau belum ada penelitian secara khusus terhadap selera makan ikan mas terutama yang berukuran super namun berdasarkan pengalaman rasanya dapat dibuktikan umpan ramuan yang jitu dapat merajai suatu lomba mancing. Jadi jangan heran jika dalam suatu lomba banyak ditemui umpan dengan ramuan dan aroma yang beraneka ragam. Beberapa pemancing bahkan menyiapkam bahan-bahan umpannya jauh hari sebelum pertandingan karena sulitnya dicari bahan tersebut. Boleh dibilang umpan spesial ini bila sudah jadi aromanya sangat wangi karena memang bahan pembuatnya terdiri dari bahan-bahan yang berprotein tinggi. Ikan mas memang menyukai makanan alami yang berprotein tinggi di alam aslinya, mungkin hal inilah yang mendorong pemancing menciptakan ramuan umpan seperti itu yang berprotein tinggi sehingga menghasilkan aroma yang mungkin disukai ikan mas. Ada banyak sekali ramuan umpan spesial di sini yang berhasil dikumpulkan berdasarkan pengalaman dan sumbangan dari para pemancing dan beberapa diantaranya merupakan hasil rangkuman dari majalah Media Mancing dan majalah Mancing dua diantara majalah mancing Indonesia yang pernah terbit. Pemuatannya sengaja dibuat pada halaman khusus berikut ini.

UMPAN PENEBAR

Umpan penebar adalah umpan yang sengaja ditebarkan pada tempat tertentu (chumming) yang berpotensi agar ikan-ikan segera berkumpul, biasanya disebut umpan bom. Istilah pengeboman dari pemancingan ini memang sederhananya seperti orang yang mengebom tapi dengan umpan pelet, umpan yang telah jadi atau dari sisa kupasan kulit ubi dan kentang yang isinya tentu telah dipakai membuat umpan. Jangan ragu untuk melempar umpan penebar jika diperbolehkan dalam suatu lomba karena hal ini sangat efektif sekali. Ikan mas yang menemukan serakan umpan bom akan berkumpul sehingga dimakannya umpan anda yang sebenarnya hanyalah tinggal soal waktu. Artinya ikan mas yang telah menemukan contoh makanan yang disukainya itu akan segera melahap umpan ramuan spesial yang sebenarnya karena tentunya lebih lezat menurutnya. Perlu diperhatikan penempatan umpan penebar harus diingat tempatnya atau titiknya karena di sanalah nantinya umpan sebenarnya anda tempatkan. Untuk itu saat lomba dimulai hal pertama yang anda dan pembantu anda (disebut kenek atau kedi) lakukan adalah melempar bom atau umpan penebar tersebut. Bila boleh dilakukan dengan tangan gunakan pengeboman dengan tangan jika tidak maka dapat anda tempelkan pada rangkaian pancing anda kemudian dilontarkan dengan joran. Buatlah paling tidak 3 titik pada tempat yang menurut anda sangat berpotensi misalnya dekat pancuran, daerah tengah antara pinggir lapak dan pancuran (disebut blower, berguna sebagai aerasi kolam dan batas lapak yang berseberangan) dan daerah 2~3 meter di depan anda. Jangan terlalu terpengaruh dengan lapak tetangga yang lebih dulu melempar pancing dan mendapatkan ikan, binalah dulu titik potensial anda ini. Jangan melempar pada daerah tetangga atau perairan dangkal. Walau tidak saat itu anda rasakan manfaatnya kemungkinan ikan akan berkumpul di siang harinya atau di hari menjelang sore, jadi jangan sekali-sekali dilupakan titik-titik potensial yang anda bangun tadi.

ilustrasi hasil umpan pengebom

Bila peraturan lomba tidak memperbolehkan penggunaan umpan penebar, anda tetap dapat mengebom dengan cara lain yaitu: siapkan rangkaian pancing yang banyak isikan dengan umpan yang ukurannya lebih besar dari umpan yang akan digunakan, untuk lomba pasti anda menggunakan peniti pada rangkaian pancing yang memudahkan penggantian umpan. Lempar umpan dengan joran anda pada satu titik bila telah mencapai dasar gentak joran sehingga umpan-umpannya terlepas. Gulung dan lemparkan kembali di titik tadi lalu ulangi hingga dirasakan telah cukup. Saat itulah anda baru mulai memancing.

dari : geocities.com/mancing